Matahari hatiku telah terbenam...
Ku teringat akan kepergianmu
Aku berjalan perlahan-lahan
Menuju tujuan ini
Aku ingat-ingat
Masa lalu bahagia
Milik kita, bersama
Kutatap wajahmu, tuk terakhir kalinya
Kupeluk erat tubuhmu.....
Senyuman manismu, tak akan kulupakan
Usap air matamu, berhentilah menangis
Berdoalah saja, kita bisa bertemu lagi
Pelangiku, berjuta warna
Bintang-bintang beribu cahaya
Kita bersama, di antaranya....
Berdoalah saja.....
Kita bisa, bertemu lagi sahabatku....
NB:
bersama sama dengan sahabatku banyak (geng)
ini juga udah kubikin lagu lho!
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Jumat, 11 Juni 2010
Kamis, 04 Desember 2008
Ibu
Ibuku cantik sekali
Wajahnya berseri-seri
Kalau aku sedih
dia menghiburku
Ibuku baik hati
Aku dirawat setiap hari
Makanku selalu dijaga
Uang saku itu pasti
Ibuku selalu bercerita
Ceritanya selalu menarik hati
Aku senang mendengarnya
Hingga tertidur pulas dibuatnya
*puisi ini ditulis oleh temanku, Reza*
Wajahnya berseri-seri
Kalau aku sedih
dia menghiburku
Ibuku baik hati
Aku dirawat setiap hari
Makanku selalu dijaga
Uang saku itu pasti
Ibuku selalu bercerita
Ceritanya selalu menarik hati
Aku senang mendengarnya
Hingga tertidur pulas dibuatnya
*puisi ini ditulis oleh temanku, Reza*
Badanku bersih
Pagi-pagi aku mandi
badan menjadi bersih
Pikiranpun jernih
Wajah berseri-seri
Pakaianku putih bersih
Sudah dicuci dan disetrika
Kupakai dengan rapi
Ayah ibuku gembira
Dimeja tersedia makanan
Kuccuci segera kedua tanganku
Aku siap bersantap
bersama ayah dan ibuku
*puisi ini ditulis oleh temanku, Reza*
badan menjadi bersih
Pikiranpun jernih
Wajah berseri-seri
Pakaianku putih bersih
Sudah dicuci dan disetrika
Kupakai dengan rapi
Ayah ibuku gembira
Dimeja tersedia makanan
Kuccuci segera kedua tanganku
Aku siap bersantap
bersama ayah dan ibuku
*puisi ini ditulis oleh temanku, Reza*
Ombak laut
Ombak laut ke tepi pantai
Bergulung berkejaran
Tak henti setiap hari
Walau tengah malam
Air berhamburan ke tepian
Burung camar terbang riang
Seakan menantang mengikuti ombak ke tepian
Tuk mencari ikan
*puisi ini ditulis oleh temanku, Reza*
Bergulung berkejaran
Tak henti setiap hari
Walau tengah malam
Air berhamburan ke tepian
Burung camar terbang riang
Seakan menantang mengikuti ombak ke tepian
Tuk mencari ikan
*puisi ini ditulis oleh temanku, Reza*
Sabtu, 02 Agustus 2008
Para pahlawanku
Indonesiaku
Para pahlawanku
Yang sudah gugur mendahului kita
Para pahlawanku
Yang menyelamatkan kita, demi Indonesia
Para pahlawanku
Aku berterima kasih padamu, walau kau telah gugur lama mendahuluiku
Kau merelakan nyawamu untuk melawan penjajah
Untuk Indonesia raya
Kau merelakan nyawamu, kau bersusah payah menyerang mereka yang menjajah
Semoga kau di terima, di sisi-Nya
Untuk Indonesia raya
Para pahlawanku
Yang sudah gugur mendahului kita
Para pahlawanku
Yang menyelamatkan kita, demi Indonesia
Para pahlawanku
Aku berterima kasih padamu, walau kau telah gugur lama mendahuluiku
Kau merelakan nyawamu untuk melawan penjajah
Untuk Indonesia raya
Kau merelakan nyawamu, kau bersusah payah menyerang mereka yang menjajah
Semoga kau di terima, di sisi-Nya
Untuk Indonesia raya
Selasa, 29 Juli 2008
Lima sekawan
Lima sekawan adalah buku novel tentang petualangan. Waktu pertama kali dibelikan oleh ibuku, aku agak males baca. Karena buku nya agak tebel. Tapi aku dipaksain, jadi aku harus tetap baca buku itu. Tapi waktu akhir-akhir cerpen aku terbiasa. Ternyata asyik lho bukunya. Sampai-sampai aku minta dibeliin lagi. Waktu aku dibeliin lagi yang lain, aku kembali mengeluh. Baru diikit aja udah dibatasi terus nggak dibaca lagi. Tapi waktu udah 21 bulan (kayaknya sih..) baru aku baca lagi. Aku barfikir heran kenapa waktu itu aku nggak baca ya? Padahal kan novel nya bagus. Saat ibuku pulang, aku minta dibeliin lagi. Ternyata aku bisa baca buku itu hanya dalam 4 hari! Barusan tadi sore, aku minta dibeliin lagi. Tapi pake uangku yang 20.000, yang dikasih sama mbahku. Asyikkan? Pokoknya kalian semua harus baca buku 'Lima sekawan' ini! Nanti kalian nggak menyesal kok! O iya, aku lupa. Aku punya 3 buku Lima sekawan. Yang pertama 'Jo anak gelandangan', yang kedua 'Karang setan', yang ketiga 'Memperjuangkan harta Finniston'. Nanti aku lihatin fotonya ya...
Jumat, 02 Mei 2008
Di pantai
Di pantai, aku bermain
Di sana, tempat yang menghibur
Di sana, aku bertemu teman yang sudah lalu
Di sana, aku bersenang-senang dengan teman yang kuajak
Di sana, aku mendengar suara tawa yang selalu membuatku juga ikut tertawa
Terima kasih, tuhan yang menciptakan pamtai yang indah, untuk melihat matahari terbenam
Di sana, tempat yang menghibur
Di sana, aku bertemu teman yang sudah lalu
Di sana, aku bersenang-senang dengan teman yang kuajak
Di sana, aku mendengar suara tawa yang selalu membuatku juga ikut tertawa
Terima kasih, tuhan yang menciptakan pamtai yang indah, untuk melihat matahari terbenam
Langganan:
Postingan (Atom)