Kamis, 08 Mei 2008
Males banget sih!!!!???...
Di sekolahku, ada anak yang terkenal di kelas malas banget! Kalau ada ulangan, pastinya selalu nggak masuk. Namanya N, kadang-kadang dia sombong dan dia cuek banget sama yang lain kecuali temannya yang setia menunggunya. Aku nggak tahu siapa, yang pasti ada si A (nggak tahu lagi ah!). Waktu ulangan tengah semester, beberapa hari N ulangan umum. Tetapi, baru 3 hari saja, dia sudah nggak masuk. Padahal ulangannya agak susah, apa dia berpikir kalau dia nggak akan naik kelas atau dia takut karena ulangannya susah sih?! Aku kadang sebel sama dia, kadang kalau lihat dia lihat yang lain. Ya itu tradisiku kalau ada anak yang sombong. Si N jarang banget sama temennya yang lain baik-baik, tapi berapa hari sudah baik, malah jadi sombong. Ya yang pasti, menurutku dia itu nggak akan naik kelas, karena ia jarang masuk sekolah.
Rabu, 07 Mei 2008
Aduh, yang mana nih!
Waktu jalan-jalan ke toko mainan, aku melihat sebuah mainan yang kelihatannya menarik. Tapi, tak lama kemudian aku melihat sebuah boneka yang amat lucu dan rasanya aku kepingin beli yang itu. Tapi tiba-tiba, ibuku bertanya, "mau yang mana nih! Mau yang tadi, apa yang ini?" tanya ibuku. Langsung akupun jadi bingung. Memutuskan hal yang kita sukai tapi membingungkan itu sangatlah tidak mudah. Seperti aku yang kebingungan seperti ini, hanya sekedar mainan saja sudah bingung! (tapi mainan yang aku bilang sekedar itu, tetep bagus lho!). Karena kebingungan, ibuku langsung membantuku dengan cara yang lembut. "Ibit mau yang mana? Kalau mau yang tadi, bisa dibuat mainan. Tapi kalau yang ini, cuma buat tidur sama mainan kalau bosan. Pilih yang mana jadinya?" Karena aku merasa kasihan sama ibu, bapak, dan adikku yang sudah lama menunggu, aku akhirnya memutuskan aku akan membeli yang tadi kulilhat. Meskipun begitu, aku tetap saja kecewa karena sekarang sudah hampir larut malam dan tidak ada waktu lagi untuk melihat-lihat dan mengnsentrasikan kebingungan. Tetapi aku akan tetap pasrah walaupun begitu.
***
Sudah lama aku tidak ke tempat mainan atau toko mainan yang paling kukenal. Tetapi, waktu ibuku datang, ia membawa sebuah tas plastik besar dan aku membukanya. Ternyata itu adalah boneka dan mainan untuk adikku! Aku langsung memanggil Ar Ir dan aku mengamblnya. Terima kasih ibu, terima kasih tuhan yang telah memberiku keberuntungan.
Sabtu, 03 Mei 2008
Ibit cerewet!
Waktu pulang sekolah, (hari Sabtu) aku bercerita dengan ibuku di kamar. Aku menanyai cerita waktu aku kecil. Ibuku lalu bercerita waktu aku masih kecil.:
"Waktu bapak pulang kerja, kamu ambil tas kecil dan bantal. Lalu kamu berpura-pura bekerja dan menaiki bantal sebagai motor. Karena aku selalu berteriak-teriak seperti ini, "wah, motornya rusak!", bapakku langsung mengambil plester dan meplester mulutku. Aku malah jadi malu, karena aku dulu cerewet. Tapi, katanya ibuku, anak-anak yang berumur 2-4 tahun memang cerewet! Aku juga sebel sama anak-anak yang selalu bertanya-tanya. Tapi karena memang mereka tetanggaku, tetap harus menyayangi. Lagian, dulu, aku cerewet banget!
"Waktu bapak pulang kerja, kamu ambil tas kecil dan bantal. Lalu kamu berpura-pura bekerja dan menaiki bantal sebagai motor. Karena aku selalu berteriak-teriak seperti ini, "wah, motornya rusak!", bapakku langsung mengambil plester dan meplester mulutku. Aku malah jadi malu, karena aku dulu cerewet. Tapi, katanya ibuku, anak-anak yang berumur 2-4 tahun memang cerewet! Aku juga sebel sama anak-anak yang selalu bertanya-tanya. Tapi karena memang mereka tetanggaku, tetap harus menyayangi. Lagian, dulu, aku cerewet banget!
Jumat, 02 Mei 2008
Di pantai
Di pantai, aku bermain
Di sana, tempat yang menghibur
Di sana, aku bertemu teman yang sudah lalu
Di sana, aku bersenang-senang dengan teman yang kuajak
Di sana, aku mendengar suara tawa yang selalu membuatku juga ikut tertawa
Terima kasih, tuhan yang menciptakan pamtai yang indah, untuk melihat matahari terbenam
Di sana, tempat yang menghibur
Di sana, aku bertemu teman yang sudah lalu
Di sana, aku bersenang-senang dengan teman yang kuajak
Di sana, aku mendengar suara tawa yang selalu membuatku juga ikut tertawa
Terima kasih, tuhan yang menciptakan pamtai yang indah, untuk melihat matahari terbenam
Makanan enak!#2
Mau makanan yang enak? Ikuti dulu caranya!
Keripik bekicot
siapkan:
1.bekicot
2.bumbu rempah-rempah
cara memasak:
1.cuci bekicot sampai bersih
2.rebus selama 1 jam
3.jika sudah, keringkan bekicot selama 3 hari
4.jika sudah, siapkan bumbu rempah-rempahnya, lalu digoreng
5.siap hidangkan!
Keripik bekicot
siapkan:
1.bekicot
2.bumbu rempah-rempah
cara memasak:
1.cuci bekicot sampai bersih
2.rebus selama 1 jam
3.jika sudah, keringkan bekicot selama 3 hari
4.jika sudah, siapkan bumbu rempah-rempahnya, lalu digoreng
5.siap hidangkan!
Kamis, 01 Mei 2008
Makanan enak!#1
Mau makan makanan yang enak? ikuti dulu cara bikinnya!
SATE BEKICOT
siapkan:
1.bekicot
2.bawang putih
3.cabe
4.jahe
cara membuat sate bekicot:
1.cuci bekicot sampai bersih.
2.selesai itu, rebus selama 1 jam
3.jika sudah, potong bekicot
4.campurkan bumbu. Yaitu cabe, jahe dan bawang putih.
5.selesai membuat bumbu, tumis bumbu yang sudah selesai
6.campurkan bekicot yang sudah siap
&tunggu sampai matang. Dan selamat menikmati
SATE BEKICOT
siapkan:
1.bekicot
2.bawang putih
3.cabe
4.jahe
cara membuat sate bekicot:
1.cuci bekicot sampai bersih.
2.selesai itu, rebus selama 1 jam
3.jika sudah, potong bekicot
4.campurkan bumbu. Yaitu cabe, jahe dan bawang putih.
5.selesai membuat bumbu, tumis bumbu yang sudah selesai
6.campurkan bekicot yang sudah siap
&tunggu sampai matang. Dan selamat menikmati
Sirup beku
Malam-malam, aku sehabis makan langsung membuat sirup botol yang baru dibeli kemarin. Ar, Ir, dan aku, membuat sirup merah yaitu sirup 'Marjan', yang rasanya manis dan tak tertandingi dengan yang lain (menurutku saja). Selesai membuat sirup, aku menaruhnya di dalam frizzer yang dingin! Selesai bermain, aku langsung meminumnya dengan Ir, kecuali Arsyad. Beberapa hari kemudian, surup milik Arsyad menjadi es! Aku langsung mencari Ar, dan ini dia! Aku langsung berteriak.
"Arsyad, sirupmu jadi es!"teriakku. Lalu Arsyad langsung ikut aku ke ruang makan, dan ini Arsyad. Irsyadpun bangun gara-gara keberisyikanku. Lalu, semuanya memakan es milik Arsyad yang segar, kecuali bapak dan ibu. Aku sangat segar, karena ini lagi musim kemarau, enaknya makan es. Tapi nggak beli, melainkan bikinan sendiri!
"Arsyad, sirupmu jadi es!"teriakku. Lalu Arsyad langsung ikut aku ke ruang makan, dan ini Arsyad. Irsyadpun bangun gara-gara keberisyikanku. Lalu, semuanya memakan es milik Arsyad yang segar, kecuali bapak dan ibu. Aku sangat segar, karena ini lagi musim kemarau, enaknya makan es. Tapi nggak beli, melainkan bikinan sendiri!
Langganan:
Postingan (Atom)