Sabtu, 18 Februari 2012

A Full Day

Mulai dari hari Senin kemarin, anak kelas enam pulang jam tiga sore. Setiap hari Senin-Kamis. WOW banget nggak tuh! Tapi aku seneng, nggak usah bobok siang! :D :D :D

Tapi, yang paling bersejarah adalah, hari Kamis tanggal 16 bulan Februari tahun 2012. Bayangkan, aku sekolah dari pukul tujuh, sampai pukul tiga. Berarti aku sekolah..... delapan jam. Termasuk istirahatnya yang kalo dijumlahin satu setengah jam. Habis itu, aku harus taekwondo di BRTC. Kebetulan, dojangnya udah pindah ke deket sekolahku. Tinggal nyebrang di zebra cross, jalan dikit.... nyampe, deh!

Aku sudah ganti baju di kamar mandi sekolah. Lalu berjalan sampai gerbang. Aku bersorak di dalem hati, sekolah udah sepi. Yang ngeliat aku pake seragam taekwondo cuma sedikit. Alhamdulillah, deh....

Di zebra cross, aku belum menyebrang. Karena lampunya merah. Aku menunggu. Sampai lampu lalu lintas berganti jadi hijau, merah, hijau, dan merah lagi. Tapi kok lampu buat pejalan kaki belum berubah ya....???? Daritadi meraaahhhhhh terus. Jangan-jangan........ RUSAK??!!!!

Ya ampun, berdiri pegel-pegel disini, ternyata lampune rusak, toh??? Udah, ah, nyebrang aja! Mumpung merah! Aku pun langsung menyebrang. Sampai di dojangnya, bejo sabeumnya belum dateng. Nggak mau aku, disuruh pemanasan sendiri di pojok ruangan....

Tiga jam berlatih taekwondo, dan melihat pertunjukan demo dari senior.... (nggak mau kupanggil kakak-kakak senior karena ada yang masih kelas tiga (aku kelas enam!)). Dan, saatnya pulang!!!! Yay! Aku membayangkan tempat tidur ku yang empuk, komik menumpuk, dengan headset menempel di telinga, mendengarkan musik.....

Tapi.... AKU LUPA!!!! Aku harus pergi bareng ibu buat latihan nyanyi.

Jadi, sampai rumah, langsung mandi, ganti baju, berangkat lagiii!!!!!!!

Di sana, aku nggak ngerti banget. Nggak tau Aku dapet energi darimana, sampai jam dua belas aku masih melek tanpa ngantuk. Tapi akhirnya, merem-melek juga sih....

Pukul 00:30, kami berdua pulang. Bareng temene ibu naik motor. Aku ketiduran di motor. Untung dijagain ibu, kalo enggak.... jatuh ke samping, ditabrak sama..... HHIIII!!!!! Udah, ah! Jangan mikir yang enggak-enggak!

Di rumah, setelah sholat isya’ dan ganti baju, aku masuk kamar. Pas aku udah telentang di kasur. Aku malah nggak merasa ngantuk sekali. Akhirnya aku nari-nari dulu sebentar. Pake musik di handphone. Biasanya bisa membantu, biar aku kecapean, terus bobok. Karena belum terlalu capek, aku baca komik sebanyak-banyaknya. Baru deh, jam setengah tiga ngantuknya mampir lagi. Dan aku langsung menghempaskan tubuhku di kasur. Dengan selimut tebal di malam yang dingin (karena pake kipas).....

Ini baru pertama kali. Dan aku saja sampai nggak percaya, kalo aku cuma bobok selama empat jam!!!!

Senin, 06 Februari 2012

(Kurang) Beruntung!!!!




Kami sekeluarga habis dari Semarang bawah. Pukul setengah tiga, berniat pulang. Karena hari minggu, aku dan ar-ir berniat taekwondo. Karena pas hari kamis belum taekwondo.

Sampe di rumah, kite-kite langsung ganti baju. Terus sholat ashar, habis itu berangkat naik motor bareng bapak.

Awalnya sih, sore itu cerah, anget. Tapi gak tau kenapa (mungkin kutukan nih, ye. Habis dari cerah kok langsung.....) tiba-tiba hujan dereeesssss banget. Belum nyampe dojangnya aja, udah basah kuyup kami berempat.

Aku takut kalo pakaian dalamku kelihatan. Kan basah, tu....

Tiba-tiba aja, lampu merah nyala di perempatan deket sekolahku. Karena dojangnya ke kiri, bapak membelokkannya langsung ke kiri. Walaupun ada lampu bentuk panah ke kiri berwarna merah. Tapi.... kan nggak papa. Wong biasanya ada tulisan ‘ke kiri jalan terus’...???

Sampe di dojangnya, kami melongo. HEEBAATTT!!!! Bukan telat, bukan dihukum. Dojangnya tutup, bbooooo!!!!!!!!

Kita bingung, dalam rangka apakah dojang ini ditutup?

MAULID NABI!!!!!

Kepingin banget njedugin kepala ke tembok. Udah hujan.... dingin.... berjuang agar tidak telat..... taunya dojangnya tutuuuppphhhh!!!!!!!!!!!!

Mungkin salah kami bertiga juga, karena hari kamis nggak masuk dan nggak tau pemberitahuannya.

Tapi kok ini kebetulan bangeet....?????

Jumat, 27 Januari 2012

[FF] Soto Koya

---------------------------------------------------------------------------------

Aku bersama kru acara teve terkenal di Indonesia, ‘Enak Banget, Tau!’, berjalan menuju warung soto koya terkenal di Semarang. ‘Warung Soto Koya Bu Marni – Semarang’. Tulisan yang begitu sederhana, digantungkan di atap.

Ini adalah hari pertamaku jadi pembawa acara ‘Enak Banget, Tau!’. Akhirnya, cita-citaku sebagai pembawa acara kesampaian juga. Dan, untuk menyambutku, para kru memintaku mengusulkan satu kuliner yang aku kenal. Asal enak, dan terkenal. Dan, warung langgananku ini yang kupilih.

“Bu Marni, saya pesan seperti biasa, ya. Mau diliput, nih! Krunya dateng dari Jakarta, dan... mungkin ini hari perpisahan.”

“Ya, Dek. Acara apa to, ini?”

“Halah, itu lho.... Acara di channel paling beken se-Indonesia. Acara ‘Enak Banget, Tau!’. Tak tunggu di sana ya, Bu....”

“Oke....”

Beberapa menit kemudian, Soto Koya dan Es Kelapa Muda dan segelas air putih disediakan. Kamera dinyalakan.

“Three, two, one, action!”

Ku ambil nafas.

“Selamat siang pemirsa. Kali ini, saya akan mengajak anda makan siang di Semarang. Dan tebak, apa yang saya pesan? Soto Koya! Ini bukan soto koya biasa, pemirsa.... Ini Soto Koya paaalliiinngg...... terkenal di Semarang. Soto Koya Bu Marni! Nah, mari kita..... makan....”

Kusendok kuahnya. Merem-melek kurasakan. “Wah, terasa banget bumbunya.... Sekarang, kita coba koyanya!”

Belum sempat aku mencoba, tiba-tiba, sekelompok orang mengejarku sambil membawa kayu dan besi.

“AKU PUKUL KAMU!!!!”

“KEMBALIKAN SEKARANG!!!! KALAU TIDAK.....”


Aku bangun dari tidurku. Dan baru kusadari, itu tadi hanya mimpi. Ah, padahal lagi seru-serunya menikmati cita-citaku dulu di dalam mimpi.... Air liurku membasahi taplak meja warung Bu Marni. Memang paling enak habis mencopet tu, makan di warung soto koya Bu Marni ini.

“Sudah, Bu Mar....”

“Seperti biasa, tujuh ribu baek....”

Aku mengeluarkan dompet copetanku hari ini dan menyerahkan uang sepuluh ribu rupiah.

#15HariNgeblogFF = membuka ide

Lima belas hari ngikutin ni acara, banyak..... banget ideku yang keluar, dan kutuangkan ke dalam blog jelek (jelas keren) ini.

Ada ide yang jelek (aneh), ada yang nggak menarik (karena nggak di komentar), ada juga yang bagus sampe dipuji-puji. Kalo diinget, jadi malu banget, deh. Serasa aku ini gadis sebelas tahun paling pintar menulis blog di dunia! Ge-er banget tau nggak sih.....

Tapi, ada bagian-bagian dimana.... aku merasa sengsara mengikuti #15HariNgeblogFF ini.

Terutama pas lagi ngantuk-ngantuknya. Jam setengah sepuluh, belum nulis. Pingin mbolos, tapi nggak mau kalah sama ibu.
Oke, aku ada yang telat satu hari. Tapi yang penting aku nyetor, to....???? (membela diri). Yang berjudul "Sah" dan "Menikahlah Denganku" juga mepet jam sepuluh. Banget, malah. Tinggal beberapa menit lagi, jam sepuluh teng, deh!

Ada juga pas nggak ada ide. Jadinya jelek banget. Itu, tuh.... yang berjudul "Ketika Odol Jatuh Cinta".... bingguuuunnnggg bbbiianggeett. Nggak mudeng! Hasilnya.... Buruk rupa banget, to?

Rasa semangat, bingung, pingin mbolos, beruntung bisa mengikuti 'kontes' ini, seneng ceritanya dipuji, bangga nggak bolong....

Semuanya tercipta karena mengikuti ini. Dan aku bisa membuka ideku. Yang semulanya mogok pingin mbuat novel. Dan takut nggak bisa bikin cerita bagus.

Thanks to : Mbak Wangi, Mas Momo, dan Ibu....
Dan teman-teman lain, yang juga mengikuti 15HariNgeblogFF.........
Yang telah mengomentari entriku.....

Yang telah membuka ideku untuk terus menulis.... Walaupun sempat putus asa karena nggak bisa nulis novel bagus.

THANKS ALL!!!!!!

:* :* :*

Kamis, 26 Januari 2012

[FF] Menikahlah Denganku

Hari terakhir mengikuti #15HariNgeblogFF

***********************************************************************

Kami saling melirik. Mengeluarkan tatapan benci. Kebencian yang keluar dari mata itu, tampak sangat..... sangat meluap! Benci!

Berdua berjalan di arah yang berbeda. Aku ke kanan dan dia ke kiri. Aku mengambil minuman. Dia juga. Aku minum jeruk dingin, dia minum jeruk panas.

Aku masuk ke ruang ganti. Dia juga. Aku pakai pink. Dia pakai biru.

Aku duduk. Dia juga. Dia duduk di sofa. Aku duduk di kursi kayu.

Aku mengobrol. Dia juga. Aku mengobrol dengan cowok. Dia mengobrol dengan cewek.

Aku berjalan. Dia juga. Kami bertemu lagi. Dan saling memegang bahu. Memberi senyuman sinis, dan mata miring. Dendam. Benci. Tertanam di dalamnya.

“Lihat saja nanti.” Ucap kami bersamaan. Lalu saling menjauh.

“Sudah saatnya...???” Tanyaku.

“Belum, Mbak. Tunggu lima belas menit lagi.”

“Oke.”

“Sudah saatnya...???” tanya nya.

“Belum, Mas. Tunggu empat belas menit lagi.”

“Oke.”

Kuhabiskan waktu dengan majalah wanita keren.

Dia habiskan waktunya dengan komik super hero.

Berdiri. Berjalan. Berdandan. Merapikan diri. Menyisir rambut. Bercermin. Tersenyum. Bergaya. Menyapa. Mengambil nafas. Mengeluarkan nafas. Bersenandung sebentar. Memejamkan mata. Bertekad. Menggumam. Berjalan. Menatap. Mengepalkan tangan. Berbisik ‘aku pasti bisa! Walaupun tak mau...’. Dalam waktu bersamaan.

“Saatnya Jack melamar Jessica!”

Berjalan. Dengan tatapan lembut. Senyuman manis. Saling mendekat. Menggenggam tangan....

“Menikahlah denganku....” katanya.

Anggukan balasanku.

Dan tepuk tangan semakin keras.

Dari penonton.

Di depan panggung drama kami yang pertama.



[FF] Sah

Hari terakhir mengikuti #15HariNgeblogFF

******************************

Lima tahun yang lalu.........

Kami berpelukan di kebun belakang rumah. Tersenyum menatap bintang. Memejamkan mata, dan berdo'a tentang apa yang kami inginkan.
Sambil menghirup udara yang dihasilkan pohon-pohon. Dan telentang di kasur rumput.

Empat tahun yang lalu...........

Di dalam rumah. Memadamkan lampu dan menonton film horror. Ditemani hot cake buatanmu yang rasanya tak keruan itu.
Bahkan, hantu terseram pun tak bisa mengalahkan rasa seran hot cake buatan mu.

Tiga tahun yang lalu........

Berbelanja sepuasnya di Paris. Menikmati malam yang tak ada di kampung halaman. Dengan lentera yang menyala terang. Dan kita lempar ke atas. Menyimpan harapan dan rahasia kita berdua. Menyimpan rasa bahagia dan kenangan malam ini.

Dua tahun yang lalu.........

Kau dan aku menatap layar monitor komputer seharian. Berkutat dengan keyboard yang tak kunjung menolong.
Menyelamatkanmu dari lubang yang akan membuat kita sengsara.....

Satu tahun yang lalu.........

Kau memohon pada dia, agar kita diberi waktu. Diberi kesempatan, diberi peluang. Untuk mencoba lagi. Dan aku tak yakin.
Satu tahun yang dia berikan, dapat kita manfaatkan.
Dan kau bilang 'iya'.

Sekarang..........

Aku menangis di pelukanmu. Berdiri di depan rumah kita yang penuh kenangan selama lima tahun.
Aku terduduk di papan yang tertancap di tanah. Sudah terlepas, tapi tak memberiku bahagia.
Ya aku tahu, tulisan itu.........

TELAH RESMI

Ditutup, dan telah disita oleh

BANK

keputusan SAH tak dapat di ganggu

gugat.



tak dapat hilang sendirinya.


Powered by Telkomsel BlackBerry®

Rabu, 25 Januari 2012

(FF) Ini bukan Judul Terakhir

Hari ke empat belas mengikuti #15hari ngeblogFF

********************************
Aku menulis 'hari ke lima belas mengikuti #15haringeblogFF' lalu menekan enter. Dan membuat deretan bintang yang panjang.

Lalu membuat cerita dengan judul 'Ini bukan judul terakhir'. Cih! Apanya yang bukan judul terakhir?! Jelas-jelas hari terakhir, ya otomatis ini judul terakhir dong!! Gumamku.

Yang membuat judul aneh, deh.

"SELESAAAAIIIIII........!!!!!!!" Teriakku. Aku mem-posting entriku tersebut. Lalu membaca ulang di blog.

Lalu ibuku lewat.
"Udah nulis, nduk? Udah baca punya Ibu?"
"Ya, sudah selesai. Tapi belum baca."
"Cepet baca, ya."
"Tapi...... Pembuat judulnya aneh, ya. Jelas-jelas ini hari ke lima belas. Kok judulnya 'ini bukan judul terakhir'????"

"Kamu pasti sempet nggerutu, sempet ngejek-ngejek pembuat judule, tho...???" Tebak Ibu. Aku mengangguk.

"Kalo gitu, kamu minta maaf dulu di tweeter. Karna ini hari ke empat belas. Dan bukan benar-benar judul yang terakhir."

GLEKH!!!!!
Powered by Telkomsel BlackBerry®